HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Minggu, 14/03/10, 01:37
PIALA DUNIA 2010
Skuad Dewa-dewi Di Ujung Tanduk
Minggu, 14/03/10, 01:25
PIALA DUNIA 2010
Duit Cekak? Di Tenda Aja
Minggu, 14/03/10, 01:18
Ayo, TPK Jangan Lemah Kejar Terus Adrian Kiki
Minggu, 14/03/10, 00:10
Dewan Gontok-gontokan, Tanda Masih Kekanak-kanakan
Sabtu, 13/03/10, 18:51
KOALISI SBY PECAH
Komunikasi Partai Harus Dibenahi
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Susno Duadji, Bukan Teroris Saja Yang Bisa Jihad, Polisi Juga Bisa
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dan Quwwatul Amani Siregar Pun Lahir

Menkes Baru Diharapkan Tidak Terlalu Emosional
Kamis, 22 Oktober 2009, 11:58:23 WIB

Laporan: Aldi Gultom

Jakarta, RMOL. Walaupun memberi acungan jempol untuk mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Yusron Ihza, tidak mau terlalu cepat memberi penilaian buruk pada Menkes baru, Endang Rahayu Sedyaningsih.

“Terkait penggantian itu, tentu saja segala sesuatu ada kurang dan lebihnya. Dalam masalah Namru, Siti Fadilah memang patut diacungi jempol, tapi di sisi lain ada beberapa kelemahan, dia terlalu emosional,” jelas mantan anggota Komisi I DPR Yusron Ihza pada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 22/10).

Yusron mengingat, dalam sebuah kesempatan rapat yang membahas keberadaan Namru di Indonesia, Siti Fadilah tampak sangat emosional dan membuat tegang suasana rapat.

“Waktu itu ia tegas Namru harus ditutup. Sedangkan komisi I terbelah tiga sikap,” katanya.

Kini, Yusron berharap Endang Rahayu Sedyaningsih dengan segala kontroversi yang mengikutinya, bisa bekerja lebih baik untuk kepentingan rakyat.

“Mungkin yang baru ini lebih rasional walaupun sulit diterima masyarakat,” tandas Yusron. [ald]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Ayo, TPK Jangan Lemah Kejar Terus Adrian Kiki
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Dewan Gontok-gontokan, Tanda Masih Kekanak-kanakan