HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 18:13
Ada Alasan Tepat Meminta SBY Insaf Sebelum Terlambat
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Tifatul dan Sutanto Tiba di Cikeas
Sabtu, 17 Oktober 2009, 16:17:33 WIB

Laporan: Teguh Santosa

Jakarta, RMOL. Satu persatu calon menteri masih berdatangan guna mengikuti tes wawancara dan uji kelayakan dan kepatutan di kediaman presiden terpilih SBY, di Puri Cikeas Indah, Bogor.

Tak lama setelah Mari Elka Pangestu keluar, giliran Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring dan mantan Kapolri, Sutanto, tiba di Cikeas untuk mengikuti seleksi calon menteri, Sabtu (17/10), sekitar pukul 15.40 WIB.

Tifatul, yang juga Presiden PKS ini, sempat dikabarkan akan menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, menggantikan M Nuh. Namun, ketika dikonfirmasikan, Tifatul enggan memberikan komentar.

Sementara Sutanto,yang juga salah satu anggota tim sukses SBY-Boediono ini dikabarkan akan direkrut sebagai menteri di bidang pertahanan dan keamanan. Seperti sikap Tifatul, Sutanto didampingi sejumlah ajudan langsung menuju pendopo, tanpa memberi keterangan apapun.[wid]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang