HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Tekan Kenaikan Harga Sembako, Kabulog & Mendag Operasi Pasar 16 September
Jumat, 11 September 2009, 16:30:21 WIB

Laporan: Mohamad Fadhilah Zein

Untuk mengendalikan harga-harga sembako menjelang lebaran 2009, Bulog dan Departemen Perdagangan rencananya akan melakukan operasi pasar pada 16 September mendatang.

Operasi tersebut dilakukan menyusul kenaikan harga sembako di beberapa wilayah di Indonesia.

"Saya dan Menteri Perdagangan akan melakukan operasi pasar 16 September mendatang. Operasi ini rutin dilakukan setiap menjelang lebaran," kata Kabulog, Musthafa Abu Bakar saat dihubungi Rakyat Merdeka Online via telepon, Jumat (11/9).

Abu Bakar menambahkan untuk stok beras, Bulog sudah menyiapkan sebanyak 2,4 juta ton yang cukup untuk delapan bulan ke depan. Menurutnya, harga beras tidak mengalami kenaikan, walaupun ada kenaikan masih dianggap wajar, yaitu tidak lebih dari lima persen.

"Kalau beras saya pastikan masih aman untuk delapan bulan ke depan. Sedangkan untuk gula, Bulog hanya membantu pendistribusiannya saja," tambahnya. [mfz]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat