HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 18:13
Ada Alasan Tepat Meminta SBY Insaf Sebelum Terlambat
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Gempa 10 Menit, Karyawan di Kuningan Berhamburan Keluar
Rabu, 02 September 2009, 15:37:25 WIB

Laporan: Firardi Rozy

Jakarta, RMOL. Gempa yang melanda Jakarta dan sekitarnya membuat kaget para karyawan di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka tidak menyangka gempa berkekuatan 7,3 SR itu terjadi cukup lama, sekitar 10 menit.

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termasuk yang paling terasa goyangannya. Para karyawan di sana berhamburan keluar begitu pihak keamanan memberikan tanda bahaya.

"Saya heran tadi di dalam kok terasa goyang. Akhirnya sadar ada gempa," kata wartawan Radio Trijaya FM, Doli, yang biasa meliput di KPK kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (2/9).

Dia juga sempat menunjuk-nunjuk ke arah lampu jalan yang bergoyang-goyang. Arus lalu lintas di depan gedung itu tidak terpengaruh dengan banyaknya karyawan yang mengevakuasi diri. Mereka berkumpul di pelataran depan gedung KPK.

Hingga berita ini diturunkan para karyawan sudah kembali bekerja ke dalam gedung. Meski demikian, masih tampak karyawan yang duduk-duduk di pelataran dengan alasan masih takut masuk ke gedung. [mfz]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang