NEW EDITION | HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Pemalas, Taufiq Kiemas Tak Pantas Pimpin MPR
Jumat, 14 Agustus 2009, 19:10:22 WIB

Laporan: Desy Wahyuni

Jakarta, RMOL. Dalam sidang paripurna DPR hari ini, dengan jumlah 359 anggota yang absen dari total 548 total anggota, menunjukkan bahwa DPR dipenuhi para pemalas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman Indonesia), Fadjroel Rachman, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 14/8).

“Diantara yang tidak hadir itu adalah Taufiq Kiemas. Menurut catatan Badan Kehormatan DPR/MPR, Taufiq termasuk orang yang paling jarang hadir. Lebih baik dia melepaskan mimpinya menjadi ketua MPR. Dalam acara kenegaraan saja dia tidak konsisten dan bertanggungjawab. Dia tak pantas pimpin MPR,” kata Fadjroel.

Dalam pandangan Fadjroel, dengan kemalasannya, Taufiq Kiemas tidak menghargai lembaga negara yang sedang ditempatinya, tidak menghargai rakyat yang telah memilihnya, serta tidak menghargai dirinya sendiri. [yan]



Baca juga:


Ada 4 komentar tentang berita ini :

gak apa jadi ketua MPR..
Sabtu, 15 Agustus 2009, 09:48:23 WIB
Komentator: budimcb
Dulu TK ini dianggap malas kan karena hanya anggota DPR, nah kalau jadi ketua kelas.. ehhh ketua MPR ding, kan musti punya tanggung jawab moral untuk selalu HADIR dan tentu ada PUNYA KEKUATAN BARU atau NAFAS baru buat PDIP kan????.... qiqiqiqi...

Yang Tidak Hadir tgl 14 Agt 2009
Jumat, 14 Agustus 2009, 22:47:24 WIB
Komentator: sugianto
Yang Tidak Hadir tgl 14 Agt 2009 maka anggota DPR tersebut Gaji, Tunjangan dan THR sebaiknya tidak dibayarkan.

Rakyat Indonesia sudah bayar pajak Negara jika Negara bayar Gaji dan Tunjangan bagi Anggota DPR Pemalas maka itu penghianat kepada Rakyat Indonesia selaku pembayar pajak.

he he... indon
Jumat, 14 Agustus 2009, 20:55:31 WIB
Komentator: wawan
setuju tk jadi ketua mpr.... btar ada rapat mpr bahas gimna bikin acara bolos bolos bareng ato titip absen..... biar gak ketahuan......

JABATAN KETUA MPR SEKARANG
Jumat, 14 Agustus 2009, 20:04:03 WIB
Komentator: wolsusa
Masih diperkenan, bagi seorang PEMALAS, sedikit berbeda dengan MPR(S)yang lalu2, sekarang cuma symbolik atau Macan Ompong/Kertas, atau boleh dapat dikatakan cuma boroskan Uang Negara, atau Anggota2nya hanya makan GAJI BUTA, dan sangatlah TEPAT jabatan ini buat TK

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat