HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Rabu, 10/03/10, 09:46
Kader PDIP Terlibat Suap, Demokrat Tak Mau Grasak-grusuk
Rabu, 10/03/10, 09:46
Eva Sundari: PDIP Tak Tutup Diri untuk Proses Pemakzulan
Rabu, 10/03/10, 08:53
Inilah Rekam Jejak Terorisme di Indonesia
Rabu, 10/03/10, 07:51
Apel Siaga Umat Islam, dari Tuntut Boediono Mundur, hingga Tolak Obama
Rabu, 10/03/10, 05:33
LIGA CHAMPION
Hasil Akhir: Fiorentina vs Bayern
Setelah Pansus Centurygate menyelesaikan tugasnya, siapa yang harus angkat kaki?
Presiden SBY
Wapres Boediono
Menkeu Sri Mulyani
Pihak lain
Tidak tahu
  Polling Yang Lalu
  Anas Urbaningrum, Yang Dorong Hak Nyatakan Pendapat Mengincar Posisi Wapres
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan
  Dukung Anti Korupsi, Rakyat Merdeka Online Hitamkan Diri

Puisi Rendra Akan Dibacakan di HUT Rakyat Merdeka Online
Kamis, 06 Agustus 2009, 23:21:32 WIB

Laporan: Teguh Santosa

Jakarta, RMOL. WS Rendra tampil membacakan beberapa puisinya dalam peringatan HUT pertama Rakyat Merdeka Online bulan Agustus 2006 lalu di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Dalam peringatan HUT ke-4 Rakyat Merdeka Online yang akan diselenggarakan hari Senin mendatang (10/4) di Jakarta Media Center-Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, puisi-puisi Rendra pun akan kembali dibacakan. Adalah Iwan Burnani, salah seorang teman dekat Rendra yang akan membacakan puisi itu.

Dua puisi Rendra yang akan dibacakan adalah "Seonggok Jagung di Kamar" dan "Membela Masa Depan". Pembacaan dua puisi Rendra ini sudah direncanakan sejak dua minggu lalu saat Rakyat Merdeka Online menghadiri shalat hajat dan doa untuk kesembuhan Rendra di Bengkel Teater , Cipayung, Depok.

Selain puisi-puisi Rendra, dalam peringatan HUT Rakyat Merdeka Online, Mbah Surip yang meninggal dunia hari Selasa lalu (4/8) juga direncanakan akan tampil. Namun di saat negosiasi masih berlangsung, Mbah Surip lebih dahulu meninggal dunia. [guh]



Baca juga:


Tidak ada komentar tentang berita ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 



Carrefour Bukan Pesaing Pasar Tradisional
Bazar Rakyat Carrefour, Sinergi Pemerintah dan Swasta
Untuk Kembangkan UKM, Carrefour Membuat Bazar Rakyat
Pembalak Liar Bisa Kena Pasal Pencucian Uang
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Ah, Produksi Migas Nggak Naik Kelas