HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 21:31
AKSI PONG
Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking
Sabtu, 31/07/10, 19:46
Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur
Sabtu, 31/07/10, 19:35
Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat
Sabtu, 31/07/10, 19:24
BOM TABUNG GAS
Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang
Sabtu, 31/07/10, 19:23
AKSI PONG
Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Edward Aritonang, Kalau Kasusnya Belum Tuntas, Kami Minta Maaf
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Mandala Berputar-Putar di Udara 30 Menit, Lalu Mendarat Lagi
Rabu, 17 Januari 2007, 15:01:11 WIB


Jakarta, Rakyat Merdeka. Setelah terbang selama 30 menit, pesawat Airbus 320 milik Mandala Airlines kembali lagi ke Bandara Soekarno Hatta, Rabu pagi tadi (17/1).

Pesawat bernomor penerbangan RI 660 dengan rute penerbangan Jakarta-Makassar-Ambon itu mengalami kerusakan di bagian roda. Pesawat itu sudah lepas landas pada pukul 05.00 WIB tadi.

Bambang Wicaksono advisor penerbangan di Bandara Soekarno Hatta saat diwawancarai wartawan mengatakan, pesawat tersebut akhirnya tidak diperbolehkan terbang, karena kerusakan tersebut.

Dilaporkan bahwa roda pesawat itu tidak bisa terkunci. Hal tersebut dapat membahayakan penerbangan.

Pihak Mandala lantas mengalihakan para penumpang ke pesawat Boeing 737-200. Namun, sebanyak 38 penumpang membatalkan penerbangan, dan 74 orang bersedia terbang dengan pesawat lain. adi



Baca juga:


Ada 1 komentar tentang berita ini :

GANTI PESAWAT BARU........................................................
Rabu, 17 Januari 2007, 15:11:08 WIB
Komentator: hadi
Sudah saatnya Maskapai Penerbangan Indonesia membeli Pesawat2 Baru dengan Sistim Kredit. Bukan hanya Mobil, Pesawatpun di Kreditkan oleh Pabriknya, berguru ke Singapore dlm hal pengoperasian Pesawat.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 


Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat