HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS

Korban Pelecehan Seksual Guru SMP Budi Waluyo Tambah Satu Lagi
Jumat, 01 Desember 2006, 13:15:15 WIB


Jakarta, Rakyat Merdeka. Satu lagi siswi SMP Budi Waluyo Kebayoran Jakarta Selatan mengakui kelakuan bejat Edi Murjono, guru pelajaran komputer dan ekonomi di sekolah khusus anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.

Bunga, sebut saja begitu, kini sudah duduk di kelas 2 SMP. Pelecehan seksual yang dialaminya terjadi sejak dia duduk di kelas 1 SMP. Bunga tak berani mengadu, karena dia sangat takut pada ancaman gurunya. Edi mengancam akan membunuh Bunga.

”Sebelumnya Bunga menutup rapat tragedi itu. Tapi, siang ini dia bersedia melapor, dan kami akan sama-sama ke polisi. Korban sangat rapuh mentalnya, jadi identitasnya mohon dirahasiakan ya, ” kata Cindy Inkiriwang, saat dihubungi Situs Berita Rakyat Merdeka pagi tadi (1/12).

Cindy merupakan orang tua salah seorang siswi korban pelecehan seksual guru bejat SMP Budi Waluyo. Pekan lalu Cindy dan seorang orang tua siswi yang putrinya sama-sama menjadi korban Edi, melapor ke Polres Jakarta Selatan. Pihak sekolah justru berusaha melindungi pelaku, disebabkan pelaku masih kerabat dekat pihak kepala sekolah SMP tersebut.

Edi diciduk aparat Polres Jakarta Selatan pada hari Selasa (28/11). Namun hingga tadi malam, Edi belum masuk di sel tahanan polisi. Dia mendapat ruangan khusus. adi



Baca juga: