|
 |
|
|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 21:31 AKSI PONG Masuk G-20, Tapi Masih Ada yang Makan Nasi Aking |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:46 Patrialis Ogah Kirim Hasil Kerja PPATK ke Lumpur |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:35 Yusril Tak Mau Jadi Korban Peradilan Sesat |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:24 BOM TABUNG GAS Menteri Sosial Baru Bisa Bantu 10 Orang |
|
Sabtu, 31/07/10, 19:23 AKSI PONG Tetangga DPR Juga Korban Ketidakadilan |
|
 |
|
|
|
|
|
PASCA-KEDATANGAN BUSH DPR Minta SBY Melapor
Selasa, 21 November 2006, 17:09:46 WIB
Laporan: M Hendry GintingJakarta, Rakyat Merdeka.Dewan Perwakilan Rakyat meminta kepada pemerintah untuk segera melaporkan hasil pertemuan enam jam antara Presiden SBY dengan Presiden Amerika Serikat George W. Bush.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR, Selasa siang (21/11).
Agung mengatakan, DPR meminta pemerintan melaporkan kerjasama yang ditandatangani antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat.
“Segala bentuk kerjasama internasional yang dilakukan oleh pemerintah harus mendapat persetujuan DPR. Kalau perjanjian itu cenderung merugikan kepentingan rakyat DPR akan mengingatkan pemerintah,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Dikatakannya, perjanjian perjanjian internasional yang menyangkut kedua negara ada beberapa yang harus diratifikasi oleh DPR dan kemudian diperkuat menjadi Undang-Undang. Sedangkan kalau hanya perjanjian biasa, ujarnya cukup dikuatkan dengan Keputusan Presiden (Keppres) saja. adiBaca juga: Tidak ada komentar tentang berita ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|