HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS

Jimmy Gideon Pimpin Demo ‘Aliran Sesat’ Yaskum
Rabu, 01 November 2006, 13:09:37 WIB

Laporan: Nurul Hakim

Jakarta, Rakyat Merdeka. Pelawak kawakan Jimmy Gideon yang lama tak nongol di layar kaca, tiba-tiba muncul di tengah-tengah ribuan massa anggota Yayasan Kharisma Usada Mustika (Yaskum) yang mengepung markas Polwil Bogor, Rabu siang ini (1/11).

Jimmy yang mengenakan pakaian putih-putih khas Yaskum, justru ikut menjadi koodinator lapangan massa untuk melakukan aksi demo pasca-kematian pimpinannya, H Mohammad Ali yang tewas dibantai beramai-ramai oleh warga kampung Desa Petir, Kecamatan Dermaga, Kabupaten Bogor.

Bahkan sesekali dia juga berorasi layaknya demo-demo di tempat lainnya. Suaranya lantang membakar semangat massa untuk menuntut keadilan kepada polisi agar menuntaskan kasus kematian M Ali.

Aksi ribuan anggota Yaskum sejak siang tadi pukul 11.00 WIB di Mapolwil Bogor, baru saja bubar. Jimmy bersama sejumlah pentolan Yaskum yang dituding sebagai penyebar ajaran sesat tersebut juga baru saja selesai melakukan pertemuan dengan Kapolwil Bogor, Kombes Pol. Sukrawadi Dahlan.

Saat dicegat wartawan, Jimmy mengatakan bahwa dirinya menjadi anggota Yaskum sejak satu tahun lalu. Dengan raut wajah serius dan nada tinggi, bekas pelawak grup Gideon ini membantah mentah-mentah bahwa Yaskum penyebar ajaran sesat.

“Itu fitnah. Fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Saya tidak terima Yaskum disebut aliran sesat,” tandasnya.

Pembina Yaskum, H Muntaha usai bertemu dengan Kapolwil mengatakan, polisi sudah memberi jaminan untuk menuntaskan kasus kematian M Ali. Mereka juga menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Tudingan masyarakat bahwa Yaskum penganut aliran sesat, dibantah. Seperti bayar zakat setelah shalat Id. Demikian pula soal dzikir malam dengan lampu dimatikan seperti yang ditudingkan warga telah menyalahi ajaran Islam, menurut Muntaha hal itu agar lebih khusyu’ beribadah.

Seperti diketahui, M Ali tewas dibantai beramai-ramai oleh warga kampung karena dianggap sudah menyebarkan aliran sesat. Karena dianggap sudah meresahkan warga, pimpinan Yaskum M Ali kemudian diarak keliling kampung dan dikeroyok beramai-ramai hingga tewas di tempat. Atas aksi sadis warga kampung tersebut, ribuan massa Yaskum marah dan meminta polisi mengadili pelakunya.

Setelah satu jam mengepung Mapolwil Bogor di Jalan Kapten Muslihat Bogor, ribuan massa anggota Yaskum dari berbagai wilayah Jabotabek yang menggunakan puluhan bis pariwisata, kini bergerak ke markas Polres Bogor di Cibinong. Lima pelaku pembunuh M Ali saat ini ditahan di sana.

Jimmy Gideon sendiri yang langsung mengarahkan massa untuk tertib. Aksi massa anggota Yaskum mendapat kawalan ketap aparat kepolisian. Akibat demo siang ini, jalan-jalan di Kota Bogor sempat mengalami kemacetan. iga



Baca juga: