HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS

Andaikata Bangkit Dari Kubur, Sukarno-Hatta Menjewer SBY-Kalla
Minggu, 24 September 2006, 05:59:13 WIB


Jakarta, Rakyat Merdeka. Amien Rais kembali me要geluarkan pernyataan pedas meng觔mentari pemerintahan SBY dan Jusuf Kalla.

Kata Amien dengan nada bergurau, Ju衫at petang (22/9) di gedung PP Mu虐ammadiyah, Menteng, Jakarta Pu貞at, andaikata Bung Karno dan Bung Hatta bangkit dari kubur, pas負ilah dua pendiri Republik Indonesia itu akan menjewer kuping SBY dan ku計ing Kalla.

Apa pasal? Kata Amien, Bung Kar要o dan Bung Hatta tentulah tak dapat me要erima kebijakan pemerintahan SBY dan Kalla yang senang meng觔bral kekayaan alam Indonesia ke計a苓a pihak asing. Amien kembali me要ye苑ut kasus blok minyak di Cepu, Bojonegoro yang eks計lo訃a貞i要ya kini di pimpin ExxonMobil, se苑a茆ai contoh dari apa yang dise苑ut要ya sebagai aplikasi dari kebijakan yang gemar mengobral kekayaan na貞ional tersebut.

Kebijakan mengobral kekayaan alam ini membuat sedih bagi para pendiri bangsa.

Kalau Bung Karno dan Bung Hatta ti苑a-tiba bangkit dari alam barzah, ma虺a Pak Susilo dan Pak Kalla bisa di虻e趴er oleh pendiri bangsa itu. Me訃e虺a marah karena aset negara dijual ke pihak asing sementara rakyat men苓erita, kata bekas ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu saat ber苑icara dalam sebuah diskusi me要genai utang luar negeri di gedung PP Muhammadiyah.

Amien yang juga pernah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyesalkan sikap pemerintah yang gampang tunduk terhadap pihak asing.

Para pendiri bangsa ini akan ma訃ah, kok ditinggalkan negara yang demikian luas wilayahnya, negara yang punya kedaulatan penuh, tetapi malah digadaikan semua kepada asing, katanya geram.

Profesor ilmu politik Universitas Ga苓jah Mada (UGM) yang kerap meng虹ngatkan praktik penjajahan ber趴ajah baru atau neo-imperialisme dan neo-kapitalisme ini mengatakan agar SBY dan Kalla berani bersikap me要entang asing seperti yang di負unjukkan bekas Perdana Menteri Ma衍aysia Mahathir Mohamad.

Dalam berbagai kesempatan dia (Ma虐athir) selalu mengatakan bah趴a dulu setelah perang dunia kedua, Bung Karno sudah ingatkan kita bah趴a penjajahan tidak surut, tetapi be訃u苑ah bentuk yaitu melalui peng赴a貞aan ekonomi, politik, diplomasi, per負ahanan, teknologi dan lain-lain要ya, masih kata Amien seperti di虺utip Situs Berita Rakyat Mer苓eka.

Amien juga mengingatkan, saat ini DPR sedang membahas tiga ran苞ang苔n undang-undang, yakni RUU Pe要a要aman Modal, RUU Ke虐u負anan dan RUU Pelabuhan.

Jika tiga UU itu gol maka semua ke虺uatan asing akan bebas masuk ke In苓onesia tanpa ampun dan kita akan menjadi bangsa budak ujar要ya sedih.

Dia mencontohkan RUU Ke虐u負a要an. Di dalamnya, sebut Amien, pi虐ak asing akan diizinkan menggarap hutan Indonesia selama setengah abad. Mau diapakan terserah. Ma虺a要ya orang asing banyak bilang, kok bisa ada bangsa yang menyerahkan di訃inya untuk dijajah, imbuhnya.

Sementara dalam RUU Pelabuhan, ada kemungkinan Pelabuhan In苓o要e貞ia (Pelindo) I, II dan III akan di虺ang虺a要gi Hongkong, Singapura dan se負erunsya.

Kalau menggunakan kategori yang di茆unakan intelektual Islam Imam Gha述ali tentang empat jenis manusia, ma貞ih kata Amien, Indonesia ter衫a貞uk bangsa yang mengerti dan mam計u, akan tapi merasa tidak mengerti dan tidak mampu. Itu sebabnya harus te訃us diingatkan.

Yang paling buruk adalah orang yang tidak mengerti, dan dia tidak me要gerti bahwa dia tidak mengerti dan dia adalah orang yang paling bodoh, maka lahirlah zaman jahiliyah, demi虺ian Amien. RM



Baca juga: