Mengulik LKPM dan Setiap Kewajiban dari Penanam Modal

by Ilham January
LKPM dan Kewajiban Penanam Modal

Sebuah ekonomi sebuah negara tentu perlu mendapat investor agar mau melakukan kegiatan penanaman modal dalam aspek tersebut. Salah satu hal yang harus dilakukan para investor sendiri adalah memberikan laporan bernama LKPM, dimana harus rutin disetorkan. Kepanjangan LKPM adalah Laporan Kegiatan Penanaman Modal yang wajib diberikan setiap perusahaan untuk peningkatan proses investasi ketika sedang berjalan.

Beragam jenis data berasal dari laporan tersebut sangat penting, dimana menunjang segala kegiatan dalam proses ekonomi di suatu negara seperti Indonesia. Untuk masa sekarang, proses penyerahan laporan bisa dilakukan dengan menggunakan website dan langsung saja mengakses ke laman resmi. Tentu saja, dengan begitu akan memudahkan beragam proses yang ada serta mengetahui syarat dan ketentuannya.

Mengerti Lebih Dalam Mengenai LKPM

Perlu diketahui juga, pembuatan laporan seperti ini akan rutin dalam setiap triwulan atau akan dibuat empat kali dalam setahun melakukan kegiatan penanaman modal. Biasanya data akan mengacu setiap adanya perubahan dari sistem terutama OSS atau Online Single Submission ketika berjalannya periode. Pasti hal tersebut penting agar mengerti bagaimana kondisi terbaru setiap pembuatan laporan berlangsung.

Sebagai penanam modal sendiri, tentu ada beberapa kewajiban untuk diketahui seperti ini :

  1. Selalu bertanggung jawab tentang sosial perusahaan

Tentu hal tersebut sangat penting dalam mengetahui kondisi sebuah perusahaan agar melihat apa yang terjadi di dalamnya. Melakukan setiap tanggung jawab harus selalu dilakukan setiap perusahaan untuk menjamin setiap kegiatan perusahaan tetap berjalan dengan baik sesuai alur. Pemenuhan kewajiban disini juga berguna dalam mengetahui seberapa baik kondisi perusahaan dari waktu ke waktu.

  1. Melakukan sesuai ketentuan peraturan

Biasanya dalam melakukan sebuah penanaman modal, lebih bergantung pada setiap peraturan yang selalu berlaku. Ketika melakukan sesuai dengan aturan resmi seperit undang-undang, maka akan menjamin bahwa suatu proses penanaman modal berjalan sukses. Selain itu, dalam proses yang ada juga menjadi lebih mudah dan tidak akan mendapatkan sebuah kesulitan berarti.

  1. Menjamin pengelolaan perusahaan dalam keadaan baik

Pastinya setiap penanam modal harus tetap mempertahankan kinerja serta keadaan pengelolaan perusahaan tetap stabil. Masalah tersebut sangat penting dalam melihat kredibilitas sebuah perusahaan dalam menjalani proses penanaman modal tanpa terjadi masalah. Dengan memenuhi kewajiban seperti ini akan membantu perusahaan bisa tetap melakukan penanam modal seperti biasanya.

 

Beberapa kewajiban di atas sangat penting agar kelancaran suatu perusahaan penanam modal tetap bisa berjalan baik. Syarat berupa pemenuhan kewajiban tersebut dapat melancarkan jalan agar proses membuat laporan sebagai kewajiban lain tetap bisa berjalan. Beberapa hal tersebut memang sudah diatur sesuai peraturan yang tersedia dan membantu setiap proses penanam modal terjadi.

Cara Melapor LKPM Melalui BKPM

Seperti sudah disinggung, dalam melaporkan laporan tersebut akan disediakan beberapa jenis untuk membantu para perusahaan sebagai berikut :

  1. Menggunakan email resmi ke lama BKPM, dimana cara tersebut sangat tepat untuk perusahaan jika memang besar berkas tidak terlalu besar.
  2. Melalui Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik atau SPIPISE yang sudah disediakan oleh badan negara.
  3. Cara terakhir adalah mengirim berkas secara langsung, dimana agar langsung mendapat proses.

 

Mengenai seluruh hal yang berkaitan dengan LKPM sangat bermanfaat untuk penanam modal dari asing ataupun dalam negeri tentunya. Melihat dari beragam hal tersebut, pastinya sangat bermanfaat untuk setiap pihak dengan membuat laporan disetiap tiga bulan. Oleh karena itu, setiap penanam modal juga hanya perlu melakukan kewajiban agar proses setiap tiga bulan tetap berjalan.

https://www.permitindo.com

You may also like