|
|
|
Walah, PM Inggris Tuding Pakistan Ekspor Teror
Jumat, 30 Juli 2010, 07:16:53 WIBJakarta, RMOL. Hubungan London-Islamabad Di Ujung Tanduk
Pakistan marah besar dituding Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron sebagai negara pengekspor teror. Yang menyakitkan, Cameron ngomongin Islamabad di negara musuh bebuyutannya, India. Hubungan kedua negara pun tegang dan berada di ujung tanduk.
Utusan Pakistan untuk Inggris Wajid Shamsul Hasan menuduh Cameron merusak prospek perdamaian regional. “Satu yang diharapkan, perdana menteri Inggris akan mempertimbangkan peran penting Pakistan dalam perang terhadap teror dan pengorbanan itu telah dilakukan sejak serangan 9 September,” tulis Hasan, kemarin di surat kabar Inggris, Guardian.
“Dia tampaknya lebih mengandalkan informasi kebocoran intelijen, meskipun itu kurang kredibilitas dan kurang bukti kuat,” kata Hasan, yang juga Duta Besar Pakistan di Inggris.
“Kunjungan bilateral (ke India) ditujukan untuk menarik dunia usaha bisa saja dilakukan tanpa merusak prospek perdamaian regional,” tegasnya.
Cameron mengeluarkan pernyataan pada kunjungan ke India yang difokuskan pada masalah perdagangan, beberapa hari setelah kebocoran dokumen rahasia militer AS yang merinci tentang kaitan antara dinas intelijen Pakistan dengan gerilyawan Taliban di Afghanistan.
India sejak lama menuduh Pakistan melindungi dan bersekongkol dengan kelompok-kelompok garis keras, seperti Lashkar-e-Taiba yang dituding New Delhi melakukan serangan teroris ke Mumbai 2008.
Kepada para wartawan di pusat industri teknologi informasi India di Bangalore, Cameron mengatakan,“Kami tidak bisa mentoleransi, negara ini (Pakistan) mengizinkan menempuh dua jalan dan bisa. Yaitu mempromosikan ekspor teror, apakah itu ke India atau ke Afghanistan atau ke mana saja di dunia ini.” [RM]Baca juga: |
|
|
|
|
|
|