HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS
Menhan Prancis Batal ke Jakarta
Rabu, 28 Juli 2010, 02:51:17 WIB

Jakarta, RMOL. Warganya Dibunuh Al-Qaeda

Menteri Pertahanan (Men­han) Prancis Herve Morin yang sedang melakukan kun­jungan dinas ke Vietnam, dipanggil pulang ke Prancis, kemarin, menyusul ter­bu­nuhnya warga Prancis Michel Germaneau (78) oleh anggota ke­lompok Al-Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM). Keputusan Paris oto­matis mem­­batalkan jadwal ke­datangan Morin ke Jakarta tanggal 27 dan 28 Juli ini.

Presiden Prancis Nicolas Sar­kozy kemarin meng­kon­fir­masikan pem­bu­nuhan Ger­ma­neau. “Kami ber­tekad le­bih da­ri sebelumnya un­tuk memera­ngi terorisme apa­pun bentuk­nya. Dan men­dukung negara-negara yang memiliki kebera­ni­an meme­rangi te­rorisme yang keji ini,” tegas Sarkozy.

Germaneau, sukarelawan Prancis yang diculik di Nigeria 19 April lalu, dibunuh sebagai ak­si balas dendam atas te­was­nya enam anggota Al-Qaeda dalam serangan Prancis di Mauritania, belum lama ini. Paris  mengatakan, klaim pembu­nuhan tersebut ditampilkan di stasiun TV Al-Jazeera.

“Kami mengumumkan, te­lah mengeksekusi sandera Prancis Michel Germaneau, Sabtu 24 Juli 2010, untuk mem­balas pem­bunuhan enam saudara kami dalam serangan pengecut Prancis,” kata pim­pinan AQIM Abu Musab Ab­dul Wadud dalam tayangan audio tersebut.

“(Presiden Prancis) Nicolas Sarkozy gagal untuk membe­baskan warganya dalam ope­rasi ini. Justru dia membawa warganya ke gerbang neraka,” sindir Wadud.[RM]


Baca juga: