|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 16:48
Gereja di Florida Mau Bakar Quran |
|
Sabtu, 31/07/10, 15:47
Jelang Eksekusi, Ashtiani Mengaku Takut Mati |
|
Sabtu, 31/07/10, 10:54
Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra |
|
Sabtu, 31/07/10, 08:27
Granat Meledak Lagi, Bangkok Mencekam |
|
Sabtu, 31/07/10, 08:14
Chelsea Clinton Menikah Pesawat Dilarang Terbang |
|
|
|
Pemuda Rusia Promosikan Komodo di Negeri Beruang Putih
Selasa, 27 Juli 2010, 17:49:25 WIBLaporan: A. Supardi AdiwidjayaJakarta, RMOL. Kepulauan Komodo baru saja disambangi enam para pemuda Rusia. Mereka adalah calon duta wisata Indonesia di Rusia. Setelah pulang, tugasnya mengajak kawan-kawannya di negeri seberang sana lebih mengenal, mencintai dan mengunjungi Indonesia.
“Selama dua hari penuh, tiga wanita dan pria lajang dari negeri beruang putih itu melakukan penjelajahan di Pulau Komodo dan Pulau Rinca,” tutur Konselor KBRI Moskow, M.Aji Surya, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (26/7).
Meskipun kegiatan tracking sangat melelahkan, menurut Aji Surya, namun tidak menyurutkan semangat menjelajah mereka, karena begitu banyak spesies langka yang ditemui, termasuk hewan komodo. Tidak lupa, mereka juga melakukan diving untuk bisa mengagumi kekayaan laut Indonesia.
Andrey Kurkirov, seorang aktivis pemuda Rusia, berkesimpulan bahwa pulau Komodo merupakan harta kekayaan dunia yang sulit dinilai. Bersama dengan lima teman lainnya dan dikawal oleh Jos Manginsela dari KBRI Moskow, kawanan pemuda itu melakukan penjelajahan di bawah terik dan hawa panas.
“Komodo perlu dilindungi dan menjadi tanggung jawab seluruh umat manusia,” demikian Andrey.
Kegiatan yang diikuti oleh enam orang pemuda-pemudi Rusia pencinta Indonesia ini yang berlangsung dalam misi familiarization trip ke Indonesia selama sepuluh hari (15-25 Juli 2010) ini didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan Pariwisata dan KBRI Moskow. Selama di Indonesia rombongan anak-muda Rusia yang terdiri dari mahasiswa dan profesional muda tersebut juga berkunjung ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. Mereka juga mencicipi kemegahan candi Borobudur yang selama ini hanya bisa mereka baca dalam literatur dan internet.
Pada Kesempatan yang berbeda, Karina Kudakaeva, mahasiswi Studi Indonesia dari Universitas Negeri Saint Petersburg mengakui bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman yang sulit dipercaya, karena melihat dan mengalami sendiri begitu beragamnya keindahan alam dan budaya Indonesia yang seolah tidak ada habisnya.
“Ternyata masih banyak keindahan lain yang belum saya sempat alami dari misi ini dan merupakan impian saya untuk dapat kembali lebih sering ke Indonesia di masa mendatang untuk menikmati semuanya,” kata Karina dalam bahasa Indonesia yang fasih.
Program yang dikemas sebagai “Duta Muda Pariwisata dan Persahabatan Indonesia-Rusia” ini ditujukan pada upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam kepada generasi muda Rusia yang memiliki minat dan kecintaan terhadap di Indonesia namum belum pernah ke Indonesia. Setelah kembali dari Indonesia, para duta muda ini akan menularkan pengalamannya kepada teman-teman generasi muda Rusia lainnya.[ald]Baca juga: Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|