HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Sabtu, 31/07/10, 16:48
Gereja di Florida Mau Bakar Quran
Sabtu, 31/07/10, 15:47
Jelang Eksekusi, Ashtiani Mengaku Takut Mati
Sabtu, 31/07/10, 10:54
Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra
Sabtu, 31/07/10, 08:27
Granat Meledak Lagi, Bangkok Mencekam
Sabtu, 31/07/10, 08:14
Chelsea Clinton Menikah Pesawat Dilarang Terbang
Kasus Terbunuhnya Michael Jackson Dibuka
Senin, 08 Februari 2010, 23:56:42 WIB

Laporan: Octa Kusuma Nugraha

Jakarta, RMOL. Tuntutan kriminal akan diajukan Jaksa kota Los Angeles pada Senin (8/2), terkait kasus meninggalnya bintang pop Michael Jackson akhir Juni 2009 lalu.

Sementara itu, Kejaksaan Los Angeles belum dapat mengatakan atas tuduhan apa dan siapa yang akan didakwa.

Pengacara dari Dr. Conrad Murray, dokter pribadi Michael Jackson, yang menemani Jackson ketika menghembuskan nafas terakhir, beranggapan kliennya yang akan didakwa.

Dakwaan tersebut rencananya diajukan pada hari Jumat (5/2), namun ditunda karena jaksa dan pengacara Murray, Ed Chernoff gagal mencapai kesepakatan mengenai penyerahan diri Dr.Conrad Murray.

Penyerahan diri ini mengandung arti bahwa sang terdakwa akan menyerahkan dirinya sendiri ke kantor polisi, agar menghindari sorotan publik ketika dia diborgol dan dibawa oleh polisi.

“Penangkapan Dr. Murray akan membuang-buang uang, waktu dan sumber lainnya,” ujar Chernoff dilansir dari CNN.

“Kami mengatakan secara jelas: anda beritahu kami dimana, kami akan datang,” tambahnya.

Dr. Conrad Murray adalah seorang kardiolog yang bekerja sebagai dokter pribadi Michael Jackson guna membantu memulihkan kondisi kesehatan sang superstar menjelang konser comebacknya yang akan diselenggarakan di Inggris.

Murray jugalah yang telah memberi obat tidur kepada Michael, yang akhirnya membuat sang mega bintang menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari, 25 Juni 2009.
[oct]


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Tujuh Bulan, KPK Cuma Sidik 21 Kasus Korupsi
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Konfik Antarumat Agama Semakin Meningkat