HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Rabu, 10/03/10, 00:30
Awalnya Ditunda, Ahmadinejad Dipastikan Kunjungi Afghanistan
Selasa, 09/03/10, 22:50
Akhirnya Washington DC Halalkan Kawin Sejenis
Rabu, 03/03/10, 14:15
"Indonesian Day" Digelar, Indonesia Seolah Pindah ke Hungaria
Rabu, 03/03/10, 03:06
Pasca Gempa, Chili Dilanda Penjarahan
Selasa, 02/03/10, 18:14
Publik Kota Ostrava Jatuh Hati Pada Indonesia
Jepang Telah Jadi Target Utama Al-Qaeda
Sabtu, 07 November 2009, 16:25:52 WIB

Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Mantan hakim investigasi Perancis Jean-Louis Bruguiere mengatakan bahwa Jepang adalah salah satu target utama kelompok Al Qaeda.

“Jepang telah menjadi target utama Al Qaeda,” ujar Bruguiere kepada para jurnalis Kamis malam waktu setempat dalam sebuah acara perilisan bukunya “Ce Que Je N’ai Pas Pu Dire” (Apa Yang Tidak Dapat Saya Ungkapkan), seperti dilansir dari situs AFN, Sabtu (7/11).

Posisi geografis Jepang, dan terutama komunitas Pakistan yang besar membuatnya rentan akan serangan, demikian Bruguiere. Mantan hakim itu juga mengatakan bahwa ia telah memperingatkan Jepang atas serangan tersebut seperti yang telah ia lakukan kepada Amerika Serikat sebelum serangan 11 September.

“Bahayanya sekarang adalah Pakistan,” ujarnya yang menggambarkan negara tersebut sebagai sebuah “kuali” yang dibiarkan mendidih di bawah kekuasaan Musharraf.

Sebuah investigasi tahun 2003 menemukan personel militer Pakistan bertindak sebagai instruktur dalam kamp pelatihan yang dijalankan oleh kelompok Laskar-e-Taiba. Bruguiere memimpin penyelidikan tahun 2002 atas pengeboman Karachi yang membunuh 11 insinyur Perancis yang membantu Pakistan membangun kapal selam pertamanya. Selama karirnya yang panjang, ia juga melakukan penyelidikan tingkat tinggi terhadap genosida Rwanda, serangan Madrid tahun 2004, dan pengeboman kereta api bawah tanah Paris tahun 1995 yang dilakukan oleh militan Aljazair. [wid]


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Koalisi Suku Bunga dan Rendahnya Permintaan Kredit
Pembalak Liar Bisa Kena Pasal Pencucian Uang
Raja Melayu Mana yang Kini Sebanding dengan Raja Eropah

Ah, Produksi Migas Nggak Naik Kelas