HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS
Sejumlah Puisi dan Cerpen Indonesia Diluncurkan di Hungaria
Selasa, 09 Juni 2009, 15:27:49 WIB

Laporan: A. Supardi Adiwidjaya

Jakarta, RMonline. Pada tanggal 5 Juni 2009 lalu di KBRI Budapet telah digelar acara peluncuran nomor khusus sebuah majalah sastra Hungaria "Magyar Naplo". Hadir dalam acara tersebut korps diplomatik, tokoh budayawan, pejabat pemerintah, pihak pers dan media.

Menurut Patricia Silalahi, Sekretaris III Penerangan KBRI Budapest, nomor khusus majalah “Magyar Naplo” tersebut memuat sejumlah puisi dan cerpen Indonesia oleh para sastrawan Indonesia terkenal yang diterjemahkan oleh suatu tim pakar. Cerpen dan syair-syair tersebut antara lain adalah karya Mochtar Lubis, Taufiq Ismail, W.S Rendra, Chairil Anwar.

Penerbitan karya sastra Indonesia di Hungaria merupakan jawaban terhadap terbitnya karya-karya Hungaria di Indonesia. Tahun lalu majalah “Horizon Indonesia” menyediakan sejumlah halaman untuk puisi-puisi terjemahan Hungaria.

Jauh sebelum itu terdapat beberapa novel Hungaria yang pernah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, antara lain, “Pulang” karya Arpad Goncz, yang kemudian menjadi Presiden Hungaria beberapa tahun silam. Novel tersebut diterjemahkan oleh Almarhum Fuad Hassan, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Peningkatan hubungan baik Indonesia-Hungaria semakin dirasakan di bidang kebudayaan. Setelah kunjungan Presiden Laszlo Solyom ke Indonesia beberapa waktu lalu hubungan bilateral antara kedua negara semakin erat. Tahun lalu dan hingga pertengahan 2009 ini manifestasi kebudayaan kedua belah pihak di kedua negara semakin tinggi frekuensinya,” ujar Dubes Mangasi Sihombing.

Dubes Mangasi Sihombing mencatat kunjungan penyair Cecep Syamsul Hari sebulan lalu ke Hungaria dan selama di Hungaria telah menggubah lebih dari 10 puisi. Adalah juga Cecep Syamsul Hari yang bekerja keras dalam upaya menerbitkan puisi-puisi Hungaria oleh Majalah Horizon beberapa waktu lalu. Dicatat bahwa novel Hungaria juga telah berkali-kali dipentaskan oleh teater Indonesia di Jogyakarta yang mendapat sambutan hangat para penonton.

Karya sastra Indonesia yang terbit dalam “Magyar Naplo” (Rekaman Hungaria) diterjemahkan oleh Duta Besar Illes Mihaly di Jakarta dan 2 orang mantan Duta Besar, masing-masing Istvan Debreceni dan Dr Jozsef Nyerki.

Dalam peluncuran karya sastra Indonesia tersebut telah diisi dengan acara pembacaan sebuah puisi Indonesia oleh Duta Besar Mangasi Sihombing dan pembacaan teks Hungaria oleh Szatmari Attila.
[asa]


Baca juga: