HOME | NUSANTARA | INTERNASIONAL | POLHUKAM | BLITZ | EKBIS | OLAHRAGA | KESEHATAN | OTOMOTIF | KARTUN | E-PAPER EDISI CETAK | INDEKS
Jero Wacik Resmikan Taman Indonesia di Belgia
Kamis, 21 Mei 2009, 05:15:49 WIB

Laporan: A. Supardi Adiwidjaya

Jakarta, RMonline. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jero Wacik didampingi Duta Besar RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema, Menteri Urusan Ekonomi, Tenaga Kerja dan Warisan Budaya Wilayah Walonia-Begia, Jean Claude Marcourt telah meresmikan pembukaan Taman Indonesia (The Kingdom of Ganesha) di Parc Paradisio, Brugelette-Belgia (20/5).

“Taman Indonesia di Belgia ini, tidak hanya pintu dan jendela untuk mengenal Indonesia tapi juga sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia di Eropa,” ujar Menbudpar Jero Wacik saat pembukaan taman Indonesia di Parc Paradisio Belgia tersebut.

Turut hadir dalam acara peresmian Taman Indonesia tersebut Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata, Dr Sapta Nirwandar, Staf Ahli Khusus Menbudpar Harbunangin serta Eric Domb, CEO Parc Paradisio.

“Tampak sekitar 800 undangan memadati pelataran Taman Indonesia di Belgia ini. Pagelaran kesenian Indonesia telah meramaikan acara pembukaan yang amat bernuansa Bali ini. Pada saat yang bersamaan telah dilakukan acara penyucian Pura Agung Shanti Buwana di Belgia ini,” ungkap Koordinator Fungsi Pensosbudpar KBRI Brussel PLE Priatna kepada RMonline (20/5).

Kompleks besar taman Indonesia seluas 5 hektar ini, lanjut Priatna, memang langka, unik sekaligus istimewa tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Kompleks Taman Indonesia, yang pertama kalinya dibangun di Eropa ini, berdiri sebuah Pura (Bali) yang diberi nama Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran pura besar di Bali yang sesungguhnya.

Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan dibagian belakang tampak rumah tradisional besar ala Nusa Tenggara Timur berderet melingkari ujung taman.

Beragam arca, patung, akar pohon tua, batang kayu pohon besar yang telah menjadi fosil dari daerah Banten. Dan sebuah kandang Gajah (Gajah Sumatra yang akan tiba akhir bulan ini) yang amat besar di alam terbuka, terasa memperkaya suasana Indonesia. Bak memindahkan sebagian miniatur ciri khas dan identitas Indonesia di jantung Uni Eropa.

“Proyek Taman Indonesia yang digagas Eric Domb di Belgia ini tidak hanya mendekatkan masyarakat Eropa kepada Indonesia, tapi lebih dari itu adalah sebuah pengakuan bagi Indonesia bahwa sesungguhnya Indonesia memiliki keunikan yang amat menarik bagi dunia, yang layak untuk terus menjadi perhatian bangsa lain,” terang Dubes RI untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa, Nadjib Riphat Kesoema.
[asa]


Baca juga: