HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 07:16
Walah, PM Inggris Tuding Pakistan Ekspor Teror
Jumat, 30/07/10, 02:55
AS Siap Negosiasi Nuklir Dengan Iran
Jumat, 30/07/10, 01:57
Menhan Pakistan: Insiden Bukan Akibat Sabotase
Jumat, 30/07/10, 01:06
Hina Presiden Lebanon di Facebook, Ditangkap
Kamis, 29/07/10, 21:08
Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
Sedekahi Gelandangan Tergolong Kejahatan
Sabtu, 22 Juli 2006, 01:38:31 WIB

Las Vegas. Jangan coba-coba memberi sedekah pada gelandangandi Las Vegas, Amerika Serikat. Pasalnya Dewan kota itu baru saja menerbitkan aturan yang melarang bersedekah kepada gelandangan.

Tindakan seperti itu dikategorikan sebagai tindakan melanggar hukum.

”Kami harap, keputusan ini membuat kehidupan para gelandangan dan masyarakat yang tinggal di sekitar mereka bisa lebih meningkat. Kami berusaha adil kepada kedua belah pihak,” kata jubir kota David Riggleman.

Selama ini, dewan kota sering menerima keluhan dari warga mengenai sikap dan kebiasaan buruk gelandangan yang tinggal di sekitar rumah mereka. Sebagian besar dari mereka mengeluhkan gelandangan yang seenaknya buang hajat di depan rumah.

Peraturan yang mulai berlaku Kamis lalu tersebut juga disusun untuk menghapuskan ‘dapur sup keliling.’ Istilah tersebut mengacu pada kalangan tertentu yang sengaja membagikan makanan kepada para gelandangan, atas dasar rasa kemanusiaan.

Menurut Riggleman, dengan ‘menutup’ dapur keliling tersebut, dia berharap para gelandangan tersebut akan mendatangi penampungan yang disediakan Depsos untuk menjalani rehabilitasi.

Pemerintah kota Los Angeles tidak main-main dengan upaya mereka tersebut. Mereka yang melanggar peraturan baru tersebut didenda maksimal 1.000 dolar AS (sekitar Rp 9,1 juta).

Selain itu, ancaman hukuman penjara maksimal enam bulan juga bisa diberikan kepada mereka. Namun, peraturan baru tersebut mendapatkan banyak kritik dan kecaman dari kalangan aktivis HAM AS. ap/hep/jpnn


Baca juga:


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.

 
 

Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang