|
 |
|
Sabtu, 31/07/10, 16:48
Gereja di Florida Mau Bakar Quran |
|
Sabtu, 31/07/10, 15:47
Jelang Eksekusi, Ashtiani Mengaku Takut Mati |
|
Sabtu, 31/07/10, 10:54
Hungaria Apresiasi Kerjasama di Bidang Sastra |
|
Sabtu, 31/07/10, 08:27
Granat Meledak Lagi, Bangkok Mencekam |
|
Sabtu, 31/07/10, 08:14
Chelsea Clinton Menikah Pesawat Dilarang Terbang |
|
|
|
Lagi, Arungi Samudera Pasifik Sendiri
Selasa, 20 Juni 2006, 04:11:06 WIBNew York, Rakyat Merdeka. Anne Quemere memang terlahir menjadi pelaut. Perempuan kelahiran Prancis 39 tahun lalu itu mengarungi Samudera Atlantik Utara berbekal kapal kecil berukuran 5 meter yang diikatkan ke sebuah layang-layang. Ia berangkat dari pantai New York sekitar pukul 15.17 waktu setempat (Senin, 02.17 WIB.
Aksi berani Quemere itu merupakan yang ketiga kalinya. Empat tahun silam, Quemere melintasi Samudera Atlantik tanpa bantuan siapapun selama 56 hari.
Pada 2004, ia mengulangi pengalamannya itu dan tidak menggubris peringatan terjangan dua badai tropis sepanjang perjalanan.
Quemere yang mengenal laut sejak belajar berjalan. Ia mengaku apa yang dilakukannya itu bukan untuk mencari sensasi.
"Saya menikmati sendirian di laut. Tidak tahu kenapa," ujarnya berseling antara bahasa Inggris dan Prancis.
Quemere tidak ambil pusing dengan hobi suka menyendirinya. "Saya tidak memeriksanya. Hanya saja - saat saya di laut, sendirian - saya berada ditempat dan saat yang tepat, tempat yang saya mau," lanjut perempuan yang besar di kampung nelayan di Propinsi Brittani, Prancis, tersebut.
Di mata Quemere, mencetak rekor dunia bukan suatu tantangan. "Yang penting, pergi sendirian," kata seperti dikutip Asbury Park Press.
Sebelum menyeberangi samudera yang dikenal tenang tersebut, Quemere mampir ke pelabuhan terapung Atlantic Highlands Municipal Harbor dan menyusuri pantai Sandy Hook.
Ia naik Oceankite, perahu 5 meter tanpa mesin diesel. Selama di laut, praktis ia hanya mengandalkan dorongan angin dari sebuah layang-layang yang diikatkan ke perahunya.
Ketahanan Quemere ikut diuji. Sebagian besar waktu Quemere habis untuk duduk dan mengatur setir perahu yang bercat hitam itu. Biar tidak bosan, tiap enam jam ia istirahat dua sampai tiga jam.
Selama itu, Quemere memasak air bersih dan menyiapkan makanan kaleng. Sekali-kali ia menghubungi rekan-rekannya dari telepon genggam dan menulis catatan perjalanan di situs dua bahasa pribadinya. Laptop milik Quemere termasuk yang istimewas karena antiair dan bekerja mengandalkan tenaga surya.
Perjalanan yang disponsori perusahaan pengepakan sarden Connetable tersebut diperkirakan memakan waktu lima hingga enam minggu. Quemere akan tiba di Douarnenez setelah mengarungi 5.600 kilometer.
Jika sukses, perjalanan itu tercatat sebagai tonggak sejarah prototipe oceankite pertama di dunia. afp/*/nie/jpnnBaca juga: Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Isi formulir berikut ini untuk memberi komentar, mencetak naskah, dan mengirimkan kepada teman.
|
|
|
|
|
|