HOME | E-PAPER RAKYAT MERDEKA | NUSANTARA | INTERNASIONAL | RMBLITZ | RMEXPOSE | TENTANG KAMI | INDEKS
Jumat, 30/07/10, 18:50
BOM TABUNG GAS
JK: Jangan Salahkan Konversinya
Jumat, 30/07/10, 18:26
Demokrat: Ibas Bolos karena Tugas Partai
Jumat, 30/07/10, 18:22
REKENING GENDUT POLRI
Polri Tantang Denny Indrayana
Jumat, 30/07/10, 18:14
Tak Diakomodir Badrul Kamal, Arus Bawah Demokrat Hengkang ke Kubu Yuyun
Jumat, 30/07/10, 18:13
Ada Alasan Tepat Meminta SBY Insaf Sebelum Terlambat
Menurut Anda, bagaimana proses pemilihan Gubernur BI Darmin Nasution sejak dari uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI sampai pada Rapat Paripurna DPR?
Elegan
Tidak elegan
Ragu-ragu
  Polling Yang Lalu
  Jusuf Kalla, Ogah Terjun Ke Politik Pemilu 2014 Lebih Penting Mengurusi Sosial
  Proyek BKT Amburadul, Jiwa Warga Terancam
  Harga Beras Naik Ibu Rumah Tangga Panik
  Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
  Wapres Boediono Masukkan ke Hati Berita Rakyat Merdeka
Antara Singapura dan Cita-cita Penjajah

HET BERICHT, kabar dari Eropa

Minggu, 28 Februari 2010, 00:10:33 WIB

Sambut Perbankan Syariah di Rusia, BMI Mulai Berikan Pelatihan

Pelatihan bank syariah dinilai dapat menjadi salah satu bagian dari diplomasi dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Rusia.

“Memulai selalu tidak mudah. Namun itulah yang dilakukan oleh KBRI Moskow bersama Bank Muamalat Indonesia (BMI) di Moskow dan Kazan, Rusia,” tutur Counsellor KBRI Moskow, Aji Surya, dalam rilisnya yang diterima Rakyat Merdeka Online.

Di bawah suhu minus 2 derajat Celcius, lanjut Aji Surya, tim BMI yang dipimpin oleh Direktur Keuangan dan Kerjasama Perbankan Internasional, Farouk A Alwyni, memulai kerja di Moskow pada 25 Februari 2010 dengan mengadakan pertemuan dengan para bankir yang tertarik soal sukuk. Melalui diskusi yang hangat, tampak hadirin secara serius ingin mengetahui seluk-beluk sukuk dan perbankan berdasarkan syariah Islamiyah yang kini masih berupa kajian dan wacana di Rusia.

Kegiatan lain yang akan dilakukan adalah pertemuan dengan kalangan pelaku usaha dari berbagai sektor. Tidak lupa, kegiatan ini juga didesain untuk memberikan pengetahuan para mahasiswa di Rusia yang tergabung dalam Moscow International Business School (MIRBIS) serta mahasiswa Islamic Moscow University (IMU) tentang perbankan berdasarkan syariah Islamiyah. Di sela-sela itu, Farouk akan melakukan pembicaraan terpisah dengan Kantor Dewan Mufti Rusia dan kalangan pebisnis.

Pelatihan kemudian akan bergerak ke kota santri di tengah Rusia, Kazan. Di tempat ini, Tim BMI akan memberikan pelatihan tentang perbankan syariah, pembiayaan, funding, profit distribution, sukuk dan syariah issues. Dalam kunjungan di Kazan selama 4 hari ini diharapkan tidak hanya memberikan teori namun juga praktek perbankan.

Farouk, dalam pembukaan acara, menyatakan kegembiraanya dapat datang dan bertemu dengan para pengusaha Rusia. Sebagai wakil bank syariah pertama di Indonesia, pihaknya sangat berharap bahwa pertemuan ini bukan merupakan awal dan akhir dari kerjasama di antara mereka, melainkan sebuah awal yang baik yang bisa menghasilkan sesuatu yang besar.

“Kami melihat gairah Islam di Rusia dan kami juga ingin sekali untuk segera melakukan kerjasama kongkrit,” ujarnya.


Mitra KBRI Moskow

Kantor Dewan Mufti Rusia yang menjadi mitra KBRI dalam menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini juga merasa gembira dan ingin lebih menjalin hubungan yang lebih erat.

“Banyak hal yang bisa kita kerjasamakan di masa depan. Apalagi Mufti Rusia, Ravil Gaynutdin, akan datang ke Indonesia tahun ini,” kata wakil Mufti, Hazrat Rushan Abbasov, dengan mata berbinar.

Agama Islam di Rusia merupakan agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks dengan jumlah pemeluk mencapai 24 juta orang atau pada kisaran 18% dari jumlah penduduk Rusia. Mayoritas muslim Rusia yang menganut sunni tersebut bermukim di Moskow (3 juta) dan di Tatarstan (1,5 juta).

Islam masuk ke Rusia lebih dahulu dari agama Kristen Ortodoks, yaitu pada abad ketujuh melalui wilayah Dagestan. Pada tahun 922, suku Volga Bulgaria sebagai cikal-bakal kaum Tatar memeluk Islam dan dari situ Islam berkembang ke wilayah-wilayah lainnya seperti Kaukus dan Ingushetia.

Dubes RI Moskow mengharapkan agar strategic partnership dapat digali oleh Tim BMI dalam kunjungan Rusia kali ini.

“Semua serba mungkin bila kita mau bekerja sungguh-sungguh serta mengedepankan niat yang ikhlas,” ujarnya. [fik]


Festival Indonesia 2010 Digelar Di Kota Plzen, Ceko
Pagelaran Tari Tradisional membuka rangkaian acara Festival Indonesia 2010 yang diselenggarakan di Kota Plzen mulai 28 Juli sampai 2 September ...
 
CDA Putuskan Bicara Informil dengan VVD dan PVV
Para anggota fraksi CDA (Partai Kristen Demokrat) di parlemen, Sabtu (24/7) mengadakan rapat internal darurat.

Dalam rapat tersebut diputuskan, bahwa CDA ...
 
Ruud Lubbers: Penjajakan Bagi Pembentukan Kabinet Kanan Perlu Dilakukan
Secara keseluruhan, sejak Pemilu legislatif Belanda (9/6), hingga 21 Juli 2010, perundingan untuk menjajaki pembentukan kabinet Belanda sudah berlangsung selama ...
 
RI Buka Peluang Kerjasama dengan Provinsi Pardubice, Ceko
Senin (19/7) lalu, KUAI KBRI Praha, Azis Nurwahyudi, mengadakan pertemuan dengan Gubernur Wilayah Pardubice, Radko Martinek, dalam rangka mempresentasikan perkembangan ...
 
Kota Jakarta Diterakan pada Prasasti Fertrakos, Hungaria
Fertrakos merupakan sebuah kota Hungaria dan terletak di pinggir danau besar Ferto-to yang terletak di wilayah Hungaria dan Austria.

Karena kota ...
 
INDONESIA GASTRONOMY EVENING
Minum Wine Campur Ikan Dabu-Dabu

“Wine campur dabu-dabu? Jangan pernah takut mencoba. Kalo pas, sesuatu yang bersifat gado-gado model baru-pun ternyata banyak yang menyukai. Itulah ...
 
Rakyat Oranye Berubah Pikiran, Pasukan Marwijk Dijamu Pesta Pora
Meskipun menderita kekalahan dari Tim Spanyol dalam pertandingan final Piala Dunia 2010, kesebelasan nasional sepakbola Belanda atau biasa disebut Tim ...
 
1 2 3 4 5 6 ...»


Sekjen Kemenkumham Diperiksa Pekan Depan
Digaji Puluhan Juta, DPR Masih Suka Bolos Sidang