
PUING MUZAFARABAD
Minggu, 16/10/05, 19:16:29 WIB

| |
Foto kota Muzafarabad, Pakistan, yang hancur berkeping-keping akibat gempa bumi 7,6 skala Richter, pada 8 Oktober lalu. Muzafarabad hanya satu dari sekian kota di Pakistan yang hancur akibat bencana tersebut. Kini, sekitar 2,5 juta orang yang kehilangan tempat tinggal terancam musim dingin.
(Minggu, 16 Oktober 2005) AFP PHOTO/US NAVY-TIMOTHY SMITH |
|
| |
|
|
|
|
| |
Minggu, 16/10/05, 20:19:45 WIB
PENGIKUT MOQTADA SADR
Umat Syiah pengikut Moqtada Sadr berdemonstrasi di Baghdad pada Jumat lalu (14/10). Mereka meminta agar bekas presiden Saddam Hussein segera dieksekusi. Pengadilan atas diri Saddam akan dimulai pekan depan. Pengadilan yang paling ditunggu-tunggu rakyat Irak itu terbuka untuk umum dan kemungkinan akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi.
Saddam and seven petinggi pemerintahannya dituduh melakukan pembunuhan massal pada 1982 di perkampungan Syiah di Dujail yang berada di utara Baghdad.
|
|
| |
Minggu, 16/10/05, 00:39:53 WIB
KORBAN KASHMIR-INDIA
Seorang wanita Kashmir-India dan anaknya selamat dari gempa besar yang menghantam Asia Selatan, akhir pekan lalu. Wanita ini bertahan di penampungan sementara di Julal, sekitar 115 kilometer barat daya Srinagar. Umat Islam di wilayah Kashmir-India menggelar shalat ghaib pada Jumat (14/10) untuk korban tewas dan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa berkekuatan 7,6 skala richter itu.
|
|
| |
Minggu, 16/10/05, 00:33:31 WIB
DR AZAHARI DARI KOJA
Jejen yang sekilas mirip Dr Azahari ditangkap di Rote, Jumat (14/10). Sabtu (15/10) warga Koja, Jakarta Utara ini dibawa ke Polda NTT, Kupang. Walau terbukti bukan Dr Azahari, namun Jejen belum dilepas. Ia masih diproses berkaitan dengan perkara pemalsuang identitas. Pasalnya Jejen memiliki tiga KTP dengan nama dan alamat yang berbeda-beda.
|
|
| |
Minggu, 16/10/05, 00:26:00 WIB
REFERENDUM DI TANAH SADDAM
Warga Irak memberikan suara mereka pada hari Referendum yang digelar SAbtu (15/10). Dalam Referendum ini, warga Irak diminta memilih "setuju" atau "tidak setuju" terhadap konstitusi baru negeri itu. Konstitusi ini dirancang oleh kelompok pro Amerika Serikat.
|
|
| |
Minggu, 16/10/05, 00:21:03 WIB
MENDARAT DI MONGOLIA
Dua astronot China keluar dari Shenzhou VI, setelah mendarat di Wilayah Otonomi Mongolia Dalam, Kamis (13/10). Misi ruang angkasa yang baru tuntas ini adalah misi kedua.
|
|
| |
|
 |